Kamis, 23 Mei 2013

JARINGAN KOMPUTER

0 komentar
Alat-alat yang dibutuhkan beserta fungsi maupun pengertiannya :
Kabel RJ45/UTP
     Pengertian kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) sendiri yaitu sebagai media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lain dengan menggunakan port RJ45-Male. Tepatnya, kabel UTP digunakan untuk membangun jaringan LAN yang besar dengan terminal berupa hub atau switch. Kabel ini terdiri dari kabel² kecil yang berbeda warna, yaitu orange, putih orange, hijau, putih hijau, biru, putih biru, coklat, dan putih 
coklat.


Konektor RJ-45
     Konektor RJ-45 adalah konektor 8 pin yang digunakan untuk menghubungakan kabel UTP dengan socket pada NIC/Ethernet. Pemasangan kabel UTP pada NIC  membutuhkan alat khusus yang disebut cramping tang.
Crimping Tool
     Crimpping Tool atau Tang Crimping. Hardware yang satu ini mirip dengan tang. Namun, fungsinya tidak seperti tang pada umumnya. Crimping tool ini berguna untuk menjepitkan RJ-45 atau memotong kulit kabel UTP.

Tester
     Jangan lupa juga alat testernya untuk memastikan kabel yang kita buat itu benar-benar berfungsi dengan baik.
Susunan Kabel UTP
Kabel Straight 
     Kabel dengan kombinasi ini digunakan untuk koneksi antar perangkat yang berbeda jenis, seperti antara komputer ke switch, komputer ke hub/bridge, router ke switch, router ke bridge dsb. kombinasi warnanya dapat kita lihat pada gambar berikut :
Urutannya yaitu  

  • Putih orange pada Pin 
  • Orange pada Pin 2
  • Putih hijau pada Pin 3
  • Hijau pada Pin 4
  • Putih biru pada Pin 5
  • Biru pada Pin 6
  • Coklat putih pada Pin 7
  • Coklat pada Pin 8
Pada kabel 1 dan 2 susunannya sama 
Kabel Cross
     Sekarang saya bahas mengenai cara memasang kabel UTP tipe cross. Cara pemasangan kabel UTP tipe cross hampir sama dengan memasang kabel UTP tipe straight. Mengenai teknis pemasanganya sama seperti tadi. Perbedaanya adalah urutan warna kabel pada ujung kabel yang kedua. Untuk ujung kabel pertama, susunan kabel sama dengan susunan kabel UTP tipe straight yaitu:

  •   Putih orange pada Pin 1
  • Orange pada Pin 2
  • Putih hijau pada Pin 3
  • Hijau pada Pin 4
  • Putih biru pada Pin 5
  • Biru pada Pin 6
  • Coklat putih pada Pin 7
  •  Coklat pada Pin 8.
Untuk ujung kabel yang kedua, susunan warnanya berbeda dengan ujung pertama. Adapaun susunan warnanya adalah sebagi berikut:

  •  Putih hijau pada Pin 1
  • Biru pada Pin 2
  • Putih orange pada Pin 3
  •  Hijau pada Pin 4
  •  Putih biru pada Pin 5
  • Orange pada Pin 6
  • Putih coklat pada Pin 7
  • Coklat pada Pin 8.
Rumusnya : 
1 - 3             3 - 1
2 - 6             6 - 2
Hasil akhir kabel UTP tipe cross akan seperti ini:

     Kesimpulannya adalah jika anda memasang kabel UTP tipe straight maka susunan warna pada kedua ujung kabel adalah sama. Sedangkan cara pemasangan UTP tipe cross, susunan warna ujung kabel pertama berbeda dengan unjung kabel kedua.
==============================================================================================

Sedangkan yang kita pake di sini adalah kabel STRAIGHT. 
KONFIGURASI JARINGAN
Pertama koneksikan dari modem ke Switch HUB, trus dari Switch HUB langsung ke Komputer.

[1-150x150.jpg]
LANGKAH KEDUA
Langkah ke2 yaitu install PC, yang kali ini saya memakai SO LINUX UBUNTU.
Anda bisa download Linux Ubuntu disini

Install Ubuntu

1. If you're using a CD: Put the Ubuntu CD into the CD/DVD-drive and restart your computer. You should see a welcome screen prompting you to choose your language and giving you the option to install Ubuntu or try it from the CD.
If you don't get this menu, read the booting From the CD guide for more information.
2. If you're using a USB drive: Most newer computers can boot from USB. You should see a welcome screen prompting you to choose your language and giving you the option to install Ubuntu or try it from the CD.
If your computer does not automatically do so, you might need to edit the BIOS settings. Restart your computer, and watch for a message telling you which key to press to enter the BIOS setup. It will usually be one of F1, F2, DEL, ESC or F10. Press this key while your computer is booting to edit your BIOS settings.
You need to edit the Boot Order. Depending on your computer, and how your USB key was formatted, you should see an entry for 'removable drive' or 'USB media'. Move this to the top of the list to force the computer to attempt to boot from USB before booting from the hard disk. Save your changes and continue.
3. Prepare to install Ubuntu: We recommend you plug your computer into a power source for this stage. You should also make sure you have enough space on your computer to install Ubuntu. We advise you to stay connected to the Internet so you can get the latest updates while you install Ubuntu. If you're having problems connecting to the Internet, use the menu in the top-right hand corner to select a network.
4. Allocate drive space: Use the checkboxes to choose whether you'd like to Install Ubuntu alongside another operating system, delete your existing operating system and replace it with Ubuntu, or – if you're an advanced user – choose the amount of space you would like to allocate to Ubuntu.
5. Begin the installation: Depending on your previous selections, you can now verify that you have chosen the way in which you would like to install Ubuntu. The installation process will begin when you click the 'Install Now' button.
6.Select your location and click 'Forward' to proceed. If you're unsure of your time zone, type the name of the town you're in and we'll help you find it.
7. Select your preferred keyboard layout.
8.Enter your login and password details.
9. Learn more about Ubuntu while the system installs... Or make a cup of tea!
10. Restart and enjoy Ubuntu!


       
======================================================================

LANGKAH KETIGA
Sekarang tinggal menentukan BILLINGnya, di sini saya memakai GBilling.

Cara Install GBilling di Linux Ubuntu : 
Pertama anda bisa download GBilling server disini dan client disini
Langkah selanjutnya, letakkan softwere billing server & client di directory Home. Pastikan setingan IP anda adalah statik/manual.
Caranya:

  1. Cara 1 : Teks mode
    • Buang service Gnome Network Manager agar tidak dijalankan pada saat booting. Jalankan perintah:
      $sudo update-rc.d -f NetworkManager remove
    • Edit secara manual file konfigurasi network anda, dengan menambahkan alamat ip statis, gateway, dan netmask yang digunakan. Jalankan perintah
      $sudo gedit /etc/network/interface
      Masukkan baris seperti dibawah (sesuaikan alamat ip dengan jaringan anda);
      auto lo eth0
      iface lo inet loopback
      iface eth0 inet static
      address xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan alamat ip anda)
      netmask xxx.xxx.xxx.xxx
      gateway xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan alamat gateway anda)
    • Selanjutnya berikan nameserver dengan mengedit file /etc/resolv.conf. Jalankan perintah
      sudo gedit /etc/resolv.conf
      tambahkan baris;
      nameserver xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan ip dns primary anda)
      nameserver xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan ip dns secondary anda)
    • Restart service jaringan anda
      sudo /etc/init.d/networking restart
      *Reconfiguring network interfaces… [OK]
  2. Cara 2 : Grafis (Sedikit Tricky)
    • Klik kanan pada icon network di system tray, kemudian pilih ‘edit connections’
      1
    • Pilih profile Auto Eth0, kemudian hapus profile tersebut dengan menekan tombol delete
      2
    • Selanjutnya klik tombol ‘Add‘, buat profile baru dengan nama profile Auto eth0, ingat HARUS Auto eth0 bukan yang lain screenshot-editing20auto20eth0
    • Kemudian berikan tanda centang ‘Connect Automatically‘. Selanjutnya berikan mac address yang sesuai pada device eth0 anda
      3
    • Terakhir pada tab ‘ipv4 Settings‘, pilih Method : Manual, dan tambahkan alamat ip anda berikut alamat DNS yang anda gunakan
      5

    • Ketika system anda reboot, system otomatis akan menggunakan profile Auto eth0 yang sebenarnya sudah kita buat ulang menggunakan konfigurasi manual
  3. Untuk cara ini anda tidak perlu menon-aktifkan service Gnome Network Manager seperti pada cara 1 diatas


Langkah-langkah install GBilling :


Pada Client & Server jalankan perintah berikut:

    sudo apt-get install libgtk2.0-dev

    sudo apt-get install libglib2.0-dev

    sudo apt-get install libglade2-0 libglade2-dev

    sudo apt-get install sqlite3

Instalasi pada server

Download versi terbaru dari gBilling Server di sini dan install

    sudo dpkg -i gbilling-server_0.1b2-2_i386.deb

instalasi  selesai dan jalankan gBilling Server

    $ gbilling-server

Instalasi pada client

Download versi terbaru dari gBilling client di sini dan install

    sudo dpkg -i gbilling-client_0.1b2-2_i386.deb

instalasi selesai dan jalankan gBilling Client

    $ gbilling-client

Untuk lebih jelas bisa liat disini

Moga bermanfaat... : )

Labels